post-image

Tujuh Mahasiswa Kehutanan Fahutsains UNILAK Jalani Pekan Perdana Ujian Oral Komprehensif : Tandai Langkah Menuju Gerbang Kelulusan

Pekanbaru, 31 Juli 2026

Program Studi Kehutanan Fakultas Kehutanan dan Sains (Fahutsains) Universitas Lancang Kuning (UNILAK) resmi memulai pelaksanaan Ujian Oral Komprehensif bagi mahasiswa pada pekan terakhir Juli 2026. Selama minggu pertama pelaksanaan, sebanyak tujuh mahasiswa telah mengikuti ujian sebagai salah satu tahapan akademik yang wajib ditempuh sebelum menyelesaikan studi sarjana.

Pelaksanaan ujian dimulai pada Rabu (29/07/2026) dengan diikuti oleh tiga mahasiswa yang menjalani ujian secara luring (offline). Selanjutnya, pada Jumat (31/07/2026), ujian kembali dilaksanakan dengan peserta sebanyak empat mahasiswa, terdiri atas tiga mahasiswa yang mengikuti ujian secara luring dan satu mahasiswa secara daring (online) karena sedang menjalankan pekerjaan di luar kota.

Ujian Oral Komprehensif merupakan tahapan evaluasi akademik yang bertujuan mengukur penguasaan mahasiswa terhadap kompetensi keilmuan di bidang kehutanan secara menyeluruh. Dalam ujian ini, mahasiswa diuji tidak hanya dari aspek teori, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, analisis ilmiah, komunikasi akademik, hingga kesiapan dalam menyelesaikan studi dan memasuki dunia profesional.

Pelaksanaan ujian berlangsung tertib dan kondusif dengan tetap mengedepankan objektivitas serta kualitas akademik. Fleksibilitas penyelenggaraan melalui skema daring bagi mahasiswa yang berhalangan hadir secara langsung juga menjadi bentuk komitmen Program Studi Kehutanan dalam memberikan layanan akademik yang adaptif, tanpa mengurangi standar penilaian yang telah ditetapkan.

Wakil Dekan I Fakultas Kehutanan dan Sains Universitas Lancang Kuning, Dr. Sri Rahayu Prasetyaningsih, S.Hut., M.P, menyampaikan bahwa ujian oral komprehensif merupakan momentum penting yang mencerminkan kesiapan mahasiswa sebelum memasuki tahap akhir penyelesaian studinya. Sri mengatakan "Ujian Oral Komprehensif bukan sekadar rangkaian akademik, tetapi menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menunjukkan sejauh mana kompetensi, wawasan, serta kemampuan berpikir ilmiah yang telah dibangun selama masa perkuliahan. Kami berharap seluruh mahasiswa dapat mengikuti proses ini dengan penuh percaya diri, menjunjung tinggi integritas akademik, serta menjadikannya sebagai bekal untuk menghadapi tantangan di dunia kerja maupun jenjang pendidikan berikutnya."

Senada dengan hal tersebut, Ketua Program Studi Kehutanan Fahutsains UNILAK, Muhammad Ikhwan, S.Hut., M.Si, mengatakan bahwa pelaksanaan komprehensif menjadi salah satu indikator penting dalam memastikan lulusan memiliki kualitas yang sesuai dengan capaian pembelajaran lulusan Program Studi Kehutanan. Ikhwan menegaskan "Kami terus berkomitmen menjaga mutu akademik melalui pelaksanaan ujian yang objektif dan berkualitas. Mahasiswa yang mengikuti ujian tidak hanya dinilai dari kemampuan menghafal materi, tetapi juga bagaimana mereka mampu menganalisis persoalan kehutanan, memberikan solusi berdasarkan ilmu pengetahuan, serta mengkomunikasikan gagasannya secara ilmiah. Kami mengapresiasi seluruh peserta yang telah mempersiapkan diri dengan baik."

Salah seorang mahasiswa peserta Ujian Oral Komprehensif juga mengungkapkan bahwa proses ujian menjadi pengalaman berharga sekaligus tantangan yang harus dihadapi sebelum menyelesaikan pendidikan. Mahasiswa tersebut mengatakan "Ujian ini menjadi momen untuk mengukur sejauh mana pemahaman kami terhadap ilmu kehutanan yang telah dipelajari selama kuliah. Tentu ada rasa gugup, tetapi dengan persiapan yang matang serta bimbingan dari para dosen, kami lebih percaya diri dalam menghadapi setiap pertanyaan yang diberikan. Semoga seluruh proses dapat berjalan lancar hingga tahap akhir penyelesaian studi."

Melalui pelaksanaan pekan pertama Ujian Oral Komprehensif ini, Program Studi Kehutanan Fakultas Kehutanan dan Sains Universitas Lancang Kuning kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas lulusan melalui proses evaluasi akademik yang komprehensif, objektif, dan adaptif terhadap kebutuhan mahasiswa. Diharapkan seluruh rangkaian ujian yang akan berlangsung pada pekan-pekan berikutnya dapat berjalan lancar, sehingga menghasilkan lulusan kehutanan yang unggul, berintegritas, serta siap memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sektor kehutanan dan lingkungan hidup di Indonesia.